Dalam era digital saat ini, pendidikan tidak lagi hanya bersandar pada teks tertulis. Pembelajaran visual dan interaktif menjadi sebuah hal yang sangat diperlukan untuk menarik minat generasi muda. Di Penerbit Gahara, sentuhan magis audio visual dan ilustrasi tersebut merupakan hasil racikan kreatif dari Tuan Ahmad Benny Joniaman, S.Sos, selalu disapa Bens Sani.
Beliau memegang peranan penting sebagai pembuat video pembelajaran sekaligus AI Creator yang memandu rumusan (prompt) ilustrasi Kecerdasan Buatan (AI) di berbagai terbitan kita. Mari kita selami rekam jejak seniman serba bisa ini.
Latar Belakang dan Kepemimpinan Seni
Lahir di Palembang pada tanggal 27 Juni 1976, Tuan Bens Sani meraih gelar Sarjana Komunikasi dari Universitas Sahid Jakarta. Ilmu komunikasi tersebut berhasil beliau terjemahkan dengan apik ke dalam bahasa visual—baik melalui goresan sketsa, film pendek, hingga karya-karya berbasis AI.
Di luar kesibukannya di dapur redaksi, beliau adalah penggerak seni yang sangat aktif. Saat ini, Tuan Bens Sani tergabung dalam tim pengelola Galeri Senirupa Hang Nadim sekaligus dipercaya sebagai Ketua Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Riau.
Jejak Karya Senirupa dan Sketsa
Sebagai seorang sketcher (pembuat gambar sketsa) dan ilustrator, karya-karyanya telah mewarnai berbagai pameran dan literasi sejarah. Rekam jejak beliau di bidang senirupa meliputi:
• Ilustrator buku Senapelan Nadi Perdagangan Sumatera Tengah (2025).
• Seniman Live Record Sketch (sketsa langsung) pada perayaan 68 Tahun Provinsi Riau di acara Kenduri Riau (2025).
• Aktif mengikuti berbagai pameran senirupa di Galeri Hang Nadim (sejak 2023).
• Pameran kartun Canda Benda Budaya oleh Sindikat Kartunis Riau/Sikari (2017).
•Turut memamerkan karya pada pameran kartun Tun Kopi bersama Sikari (2016).
Sineas Berprestasi di Kancah Perfilman Daerah
Ketajaman insting visual Tuan Bens Sani semakin bersinar di dunia sinematografi dan audio visual. Karya-karyanya kerap mengangkat marwah budaya lokal dan berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi:
• Sutradara/Kreator Film Dokumenter Mahmud Marzuki, Penjaga Rute Jalur Benteng (2025).
• Film Putus Runding (2024).
• Film Kelana Maya (2023) –Terbaik II pada Festival Film Kebudayaan Melayu Riau 2023.
• Film Renjana Tanah Surga – Terbaik II pada Festival Film Pariwisata Riau 2022.
• Film Maakun Buni –Terbaik I pada Festival Film Budaya Melayu Riau 2022.
• Memproduksi berbagai iklan, film pendek, dan karya audio visual lainnya.
Kolaborasi Seni dan Teknologi di Gahara
Kehadiran Tuan Bens Sani di Penerbit Gahara menjembatani tradisi dan inovasi. Dengan kepiawaiannya sebagai kreator film dan pemandu ilustrasi AI, beliau memastikan bahwa buku-buku teks maupun materi pengayaan digital yang diproduksi oleh Gahara tidak hanya akurat secara data, tetapi juga memanjakan mata dan menghidupkan imajinasi peserta didik.
Semoga dedikasi dan karya-karya beliau terus menjadi pemantik semangat literasi dan kebudayaan di bumi Melayu Riau.

0 Komentar
Tulis komentar Anda dengan bijak!