Permainan Melayu Riau dengan Alat Sederhana

Masa kanak-kanak selalu identik dengan keceriaan dan kreativitas tanpa batas. Mari saksikan keseruan anak-anak dalam memanfaatkan barang di sekitarnya untuk melestarikan permainan rakyat melalui tayangan berikut ini.


[ AREA PENYEMATAN VIDEO ]


Kreativitas Bermain dan Penjaga Marwah Kebersamaan

Permainan tradisional pada dasarnya bersifat sangat umum dan inklusif. Hampir setiap daerah di bentang Nusantara turut serta memainkannya sejak zaman dahulu. Hanya saja, nama dari permainan tersebut sering kali terdengar beragam karena mengikuti dialek tempatan masyarakatnya. Sebagai contoh, permainan melompat untaian karet gelang sering dikenal dengan sebutan main yeye, namun di daerah lain ada juga yang menyebutnya main tali, main karet, tali merdeka, dan sebagainya. Walau penamaannya berbeda-beda, ragam aktivitas ini tetaplah diakui sebagai permainan tradisional atau permainan rakyat.

Hal yang paling berkesan dari permainan rakyat ini adalah kepraktisannya. Anak-anak tidak memerlukan barang-barang mewah atau teknologi canggih untuk bersuka cita. Mendokumentasikan momen kebersamaan mereka di halaman terbuka juga amatlah mudah. Aktivitas bermain karet atau yeye ini menyuguhkan keluguan visual yang jujur, sehingga perekamannya cukup dilakukan dengan 1 kali pengambilan gambar secara utuh, diedit sedikit, lalu sudah sangat pantas untuk diposting. Konten pelestarian budaya yang menampilkan kerukunan dan kegembiraan anak-anak ini sangat positif, menyatukan perbedaan, dan pastinya aman dari unsur SARA, sehingga akan selalu elok untuk dijadikan rujukan oleh khalayak luas.

Mengenalkan kembali aneka hiburan rakyat ini kepada generasi muda amat perlu digalakkan di lingkungan rumah maupun sekolah. Kepedulian terhadap warisan masa lalu ini sangat diperlukan agar anak-anak kita tidak tumbuh menjadi pribadi yang individualis akibat paparan gawai. Oleh sebab itu, kita semua senantiasa perlu menyediakan ruang bermain yang menyehatkan fisik dan mental agar marwah tradisi tempatan tidak pudar ditelan laju zaman.


Posting Komentar

0 Komentar